Procore luncurkan AI Go, aplikasi suara untuk pekerja lapangan proyek
Platform manajemen konstruksi Procore memperkenalkan Procore AI Go, aplikasi seluler berbasis suara untuk pekerja lapangan. Peluncuran diumumkan pada 21 Oktober 2026 di konferensi Groundbreak di Orlando, Amerika Serikat.
Apa yang bisa dilakukan
Pekerja bertanya dengan suara dan mendengar jawaban lisan yang diambil dari data proyek mereka di Procore. Cakupannya meliputi gambar kerja, spesifikasi, RFI (permintaan klarifikasi teknis), submittal, log harian, observasi, dan inspeksi. Menurut MarketScale, aplikasi dapat menampilkan dokumen terkait beserta bukti pendukung dan menjawab pertanyaan lanjutan.
Di ponsel, pengguna menekan tombol untuk bicara, bukan memakai pemicu yang selalu mendengarkan. Rancangan ini dimaksudkan agar suara bising di lokasi proyek tidak mengaktifkan aplikasi secara tidak sengaja. Riwayat percakapan disimpan di perangkat.
Procore menyatakan fitur berikutnya akan memungkinkan pekerja membuat log harian dan observasi, menyusun draf RFI, serta menerjemahkan apa yang dilihat dan diucapkan menjadi informasi proyek terstruktur. Agen AI seperti Daily Log Agent dan Site Safety Agent juga direncanakan hadir di aplikasi.
Kacamata AI dan ketersediaan
Procore bermitra dengan Meta untuk membawa aplikasi ini ke kacamata AI, dengan frasa pemicu “Hey Procore” dan pengambilan foto dari sudut pandang pengguna. Integrasi ini masih beta tertutup. Sebuah studi bersama Moss Construction, yang dirancang SBK Technologies, akan menilai dampaknya terhadap beban kerja administrasi.
AI Go berstatus beta terbuka di Amerika Utara dan termasuk dalam paket Digital Coworker (Starter, Pro, dan Enterprise). Ketersediaan agen bergantung pada paket langganan.
Kepala Produk Senior Procore, Geoff Lewis, menyebut pekerja konstruksi tidak seharusnya berjalan kembali ke kantor lapangan hanya untuk mencari informasi. MarketScale mencatat bahwa angka produktivitas yang beredar belum mengukur AI Go secara langsung; studi bersama Moss Construction menjadi pengukuran langsung pertama yang direncanakan.
Artinya bagi pemilik rumah di Jabodetabek
Pengumuman ini masih untuk pasar Amerika Utara, dan belum ada informasi ketersediaan di Indonesia. Meski begitu, arahnya relevan: informasi gambar dan spesifikasi yang selama ini tersimpan di kantor proyek mulai bisa diakses mandor lewat ponsel. Bagi pemilik rumah yang membangun atau merenovasi, pertanyaan yang layak diajukan kepada kontraktor bukan soal merek aplikasinya, melainkan apakah gambar kerja terbaru benar-benar sampai ke tukang di lapangan dan perubahan tercatat rapi. Manfaat alat seperti ini baru terbukti lewat data pemakaian nyata, yang untuk AI Go belum tersedia.